PartnerBisnismu

Tempatnya berbagi ilmu tentang apapun yang sedang ingin di curahkan

Reksadana Syariah: Pengertian, Jenis dan Daftar

Reksadana syariah merupakan salah satu investasi bagi Anda yang memiliki keinginan untuk investasi namun sesuai dengan hukum Islam. Pada artikel ini kami akan memberikan informasi kepada Anda menganai Reksadana Syariah. Langsung di simak saja ulasan di bawah ini.

Investasi Syariah

Investasi Syariah merupakan suatu jenis investasi yang tidak hanya dengan mempertimbangkan perihal return ataupun keuntungan serta resikonya saja. Namun, juga mempertimbangkan kesuaian dengan ketentuan Syariah.

Tujuan dari investasi Syariah ini tidak hanya untuk duniawi saja namun juga dapat untuk masa nanti. Salah satu investasi Syariah adalah Anda dapat membeli Reksa dana yang berbasiskan Syariah. Ini merupakan jenis Reksa dana yang terbaik, karena telah dinilah lembaga yang terkait bahwa proses investasinya sudah sesuai dengan ketentuan Syariah.

Salah satu kelebihan yang dimiliki oleh Reksa dana yaitu Anda dapat melakukan investasi Syariah secara online melalui Reksa dana karena saat ini telah mempunyai banyak aplikasi investasi Syariah untuk Reksadana.

Sebelum membahas mengenai investasi di Reksadana Syariah, maka sangat penting untuk diketahui terlebih dahulu bahwa investasi Syariah di Reksa dana ini merupakan sesuatu yang legit, bukan investasi bodong.

Investasi Syariah Bodong

Walaupun berbasis Syariah, namun masih terdapat juga investasi Syariah yang bodong. Oleh karena itu perlu mengetahui langka-langkah untuk menghindari investasi bodong, yakni melalui:

  1. Mengecek di website resmi OJK supaya dapat memastikan apakah investasi Syariah tersebut benar-benar ada dan bukan bodong.
  2. Menggunakan akal sehat dan common sense ketika megevaluasi setiap tawaran investasi yang didapat apalagi tawaran yang mempunyai nilai return fantastis perlu diteliti sungguhan.
  3. Mencari informasi yang berkaitan dengan tawaran tersebut. Apabila investasi tersebut pernah mengalami suatu kasus, biasanya akan terdapat jejak digitalnya.

 Syariah OJK

Produk dari keuangan Syariah telah diakui dan juga diatur oleh OJI. Pada pasar modal Syariah mempunyai 3 produk investasi yang dapat Anda pilih, antara lain:

  1. Saham / Efek Syariah
  2. Reksadana Syariah, dan
  3. Obligasi Syariah

Masing-masing dari produk investasi tersebut telah diatur sesuai dengan ketentuan juga fatwa dari  DSN-MUI (Dewan Syariah Nasional – Majelis Ulama Indonesia). Jadi,masalah halal atau tidaknya sudah tidak perlu dipermasalahkan.

Baca Juga:

Pengertian Reksadana Syariah

Reksadana Syariah merupakan salah satu jenis Reksadana yang memiliki prinsip Syariah pada pengelolaan Reksadananya. Reksadana tersebut hanya berinvestasi pada instrument yang telah terdaftar pada Daftar Efek Syariah milik OJK.

Pada Reksa Dana Syariah, efek yang akan dijadikan portofolio merupakan efek yang tidak bertentangan dengan prinsip syariah pada pasar modal yakni saham syariah, sukuk, serta efek syariah yang lainnya.

Jenis-Jenis Reksadana Syariah

Di bawah ini beberapa jenis dari Reksa Dana Syariah antara lain:

  1. Pasar Uang
  2. Index
  3. Terproteksi
  4. Campuran
  5. Pendapatan Tetap
  6. Syariah
  7. Berbasiskan Sukuk
  8. Efek Syariah Luar Negeri
  9. Reksa Dana Syariah Yang Berbentuk KIK Penyertaan Terbatas
  10. Reksa Dana Syariah Yang Berbentuk Kontrak Investasi Kolektif (KIK) Yang Unit Penyertanyaannya Diperjualbelikan Pada Bursa Efek.

Panduan Investasi Reksadana Syariah

Cara investasi Reksadana Syariah bagi pemula:

  1. Memilih Reksadana Syariah

Di dalam IPOT tersedia 25 Reksa Dana yang berbasis Syariah. Salah satu keunggulan dari IPOT yaitu Reksadana yang dijual tersebut datang dari berbagai Manajer Investasi. Sehingga  terdapat banyak jenis pilihan untuk Investor. Maka dari itu, Anda harus memilih yang sesuai dengan Anda.

  1. Menyediakan Uang 100 Ribu

Banyak orang yang belum mengetahui bahwa untuk membeli Reksadana tidak memerlukan uang yang banyak. Hanya dengan menyediakan uang Rp 100 ribu saja Anda sudah bisa melakukan pembelian di Reksadana.

  1. Tidak Harus Melakukan Investasi Bulanan

Selain modal yang kecil, masih banyak juga orang yang mengira bahwa Reksadana akan mewajibkan penggunanya untuk investasi setiap bulan, namun faktanya bukanlah demikian. Penggunanya tidak diwajibkan untuk melakukan investasi secara rutin di Reksadana.

  1. Reksadana Dan Manajer Investasi

Sebelum membeli sebaiknya Anda mempelajari terlebih dahulu tentang Reksadana beserta Manajer Investasinya. Manajer Investasi ini merupakan pihak yang melakukan pengelolaan Reksadana. IPOT tersedia informasi yang lengkap mulai dari kinerjanya, prospectus, komposisi investasi, bahkan hingga profil resikonya akan disajikan dengan komperhensif.

Daftar Reksadana Syariah

  1. Reksa Dana Syariah Mandiri

Reksadana Syariah Mandiri akan memberi tingkat likuiditas yang cukup tinggi untuk memenuhi kebutahan akan dana tunai pada waktu yang singkat. Selain itu juga akan memberi tingkat pendapatan investasi yang tentunya menarik dengan melalui investasi di Instrumen yang sesuai pada Prinsip Syariah di Pasar Modal.

Berikut beberapa informasi penting yang perlu diketahui:

  1. Merupakan jenis Reksadana Pasar Uang
  2. Denominasi Indonesia Rupiah
  3. Memiliki kebijakan investasi pasar uang sebesar 100%
  4. Jumlah minimum pembelian adalah Rp 100 ribu
  5. Jumlah minimum penjualan kembalnya sebesar Rp 10 ribu
  6. Periode invetasi jangka pendek
  7. Memiliki toleransi resiko yang rendah

 

  1. Reksa Dana Syariah BNI

Reksa Dana Syariah BNI, BNI-AM Saham Syariah Musahamah, memiliki tujuan untuk mendapatkan pertambahan pada nilai investasi yang maksimal melalui melakukan invesatasi pada Efek Syariah yang memiliki sifat ekuitas dan instrument pasar uang syariah dan atau deposito syariah dan atau efek syariah yang lainnya sesuai prinsip syariah pada pasar modal dan peraturan perundang-undangan di Indonesia.

Beberapa hal yang perlu diketahui:

  1. Memiliki komposisi portofolio minimum sebesar 80% di Efek Syariah dengan sifat ekuitas masuk pada Daftar Efek Syariah.
  2. Maksimum 20% di Instrumen Pasar Uang Syariah dan atau deposito syariah dan atau efek syariah yang lain
  3. Memiliki potensi imbah hasil yang tinggi
  4. Memiliki tingkat resiko yang tinggi
  5. Periode yang diperlukan untuk investasi adalah jangka panjang
  6. Merupakan jenis Reksa Dana Saham
  7. Jumlah minimum pembelian Rp 100.000
  8. Denominasi Rupiah

 

  1. Reksa Dana CIMB Syariah

Reksadana Syaraih CIMB ini merupakan reksadana saham syariah yang memiliki tujuan untuk memaksimalkan keuntungan pada jangka panjang dan melakukan alokasi asset ke saham, dan instrumen jangka pendek sesuai Syariah.

  1. Memiliki jangka waktu yang panjang
  2. Jumlah investasi awal min. IDR 100ribu
  3. Jumlah penambahan investasi min. IDR 100ribu
  4. Jumlah penjualan kembali/pencairan min. IDR 75ribu
  5. Peluncurannya pada tanggal 10 September 2007
Reksadana Syariah: Pengertian, Jenis dan Daftar
Reksadana Syariah: Pengertian, Jenis dan Daftar

Penutup

Melakukan investasi yang sesuai dengan hukum agama tentu mejadi keinginan banyak orang. Investasi ini sangat penting dilakukan untuk perancangan keuangan keluarga. Oleh karena itu, tanpa melakukan investasi maka akan sangat sulit bagi Anda untuk dapat mewujudkan target finansial keluarga. Semoga artikel mengenai Reksadana Syariah ini bisa memberikan pencerahan bagi Anda. Selamat mencoba!

Mungkin itu saja yang bisa PartnerBisnismu sampaikan kepada kalian semua, selamat berinvestasi di reksadana syariah!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *