Analisa Fundamental Saham: Wajib Perhatikan Hal ini!

Analisa fundamental saham merupakan sebuah cara yang digunakan ketika melakukan investasi pada pasar modal yang akan memberikan keuntungan, rasa aman, dan juga jaminan hidup dengan tenang. Namun, meski begitu masih banyak orang yang belum memahami mengenai fundamental saham dan memilih jalan salah.

Pada artikel ini kami akan memberikan cara melakukan analisis fundamental saham supaya dapat memperoleh keuntungan dalam jangka panjang.

Baca Juga:

Analisa Fundamental Saham

Harga saham ditentukan oleh kinerja dari perusahaan ataupun emite. Laporan keuangan digunakan ketika melakukan analisa fundamental tujuannya untuk memberikan penilaian atau evaluasi pada saham dengan memperhatikan 3 hal penting di bawah ini, antara lain:

1. Melakukan penilaian kinerja serta kondisi perusahaan

Hal ini dilakukan untuk mengetahui apakah mempunyai performance keuangan yang baik dan dapat berkesinambungan.

2. Menetapkan acuan harga wajar saham

Poin kedua ini akan dijadikan patokan ketika melaksanakan keputusan transaksi jual beli saham.

3. Melakukan monitoring dan mengevaluasi saham secara rutin

Poin yang terakhir digunakan untuk memastikan kelayakan saham, apakah masih layak untuk investasi atau tidak.

Hal yang Perlu Diperhatikan dalam Analisa Fundamental Saham

1. Memilih Perusahaan yang Baik dan Solid

Carilah perusahaan yang baik dan juga solid dimana sudah terbukti kinerja keuangannya dan memiliki prospek yang bagus di masa yang akan datang.

Untuk dapat menemukan perusahaan yang sedemikian maka Anda harus memakai kinerja dan performa perusahaan tersebut di masa lalu untuk kemudian dilakukan penilaian apakah perusahaan ini termasuk bagus atau tidak. Pelajari juga laporan keuangannya selama 5 tahun ke belakang.

2. Mengetahui Acuan Harga Saham yang Cocok

Supaya dapat menentukan apakah harga saham bagus atau tidak, maka diperlukan acuan harga. Sehingga ketika hendak membeli saham bukan asal beli maupun hanya karena ikut-ikutan melainkan karena telah memiliki acuan harga saham yang pantas.

Acuan harga ini merupakan hal yang sangat penting karena apabila Anda memiliki acuan harga solid, maka akan lebih mudah ketika menentukan apakah akan melakukan pembelian saham, penjualan ataupun tidak melakukan apa-apa.

Untuk menentukan acuan harga menggunakan 2 cara yaitu relative valuation dan intrinsic valuation. Yang paling mudah untuk dilakukan yaitu yang relative valuation yakni dengan membandingkan saham perusahaan dan saham perusahaan lain yang satu jenis.

3. Margin of Safety (MOS)

Inti dari Margin of Safety (MOS) adalah ketika hendak membuat suatu prediksi, maka harus membuat buffer juga tujuannya agar mengantisipasi ketidakpastian di masa depan.

Untuk MOS sendiri sebenarnya tidak tersedia acuan yang pasti karena besarnya tergantung pada keyakinan setiap orang mengenai analisa yang dilakukannya. Tetapi biasanya acuan MOS ini mulai dari 30% hingga 50%.

4. Menguasai Laporan Keuangan

Anda harus menguasai dengan baik cara membaca dan juga menganalisa laporan keuangan perusahaan. Setiap perusahaan memiliki indicator yang berbeda dalam mencari saham yang terbaik.

Terdapat beberapa indicator fundamental rasio yang biasanya dipakai untuk menganalisis dan mengevaluasi perusahaan berdasar analisa laporan keuangan, antara lain:

  • ROW (Return on Equity)
  • EPS (Earning per Share)
  • Asset and Liability
  • Hutang Bank
  • Analisa Cash Flow

Dalam mempelajari serta membedah analisis fundamental rasio, sebenarnya bukanlah perkara yang mudah. Supaya dapat menguasai laporan keuangan dengan baik maka ANda perlu memahami betul tentang perusahaan tersebut.

5. Membayar Deviden, Saham

Deviden merupakan pembagian keuntungan yang akan diberikan secara tunai kepada pemegang saham yang telah menyetujui pada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Deviden sangat penting karena akan memberikan keuntungan bagi pemegang sahamnya. Selain itu, pembayaran deviden merupakan sebuah tanda bahwa perusahaan tersebut sehat dah memiliki cash-flow yang kuat.

Deviden juga merupakan sebuah bukti bahwa perusahaan memperoleh keuntungan melalui adanya profit yang didapat, dan itu terjadi secara nyata karena dapat dibayarkan dalam wujud tunai ke pemegang saham.

Apabila kinerja sebuah perusahaan buruk maka tidak mungkin akan membayarkan devidennya, karena keuntungan tersebut pasti akan dipakai untuk memperbaiki kinerja perusahaan.

6. Mencari Sumber Informasi yang Valid

Ketika melakukan analisis fundamental saham, perihal tentang informasi saham, kinerja keuangan perusahaan, latar belakang perusahaan, serta corporate action menjadi hal yang sangat penting.

Namun, yang menjadi masalah, di bursa terdapat banyak investor yang mengambil keputusan investasinya didasarkan pada rumor. Selain itu, tidak sedikit pula yang digerakkan oleh isu harian yang ada pada bursa tiap harinya, tentu tanpa memperdulikan apakah saham bagus atau tidak.

Ada dua sumber utama yang dapat digunakan, yaitu:

  1. Situs resmi Bursa Efek Indonesia (BEI)
  2. Situs Perusahaan

7. Stock Screener

Stock Screener adalah sebuah tool yang disediakan oleh broker saham bagi Anda yang ingin menyeleksi saham berdasarkan pada kriteri yang diinginkan.

Terdapat banyak kriteria yang disediakan dan bebas Anda pilih untuk menyeleksi saham. Anda dapat memilihnya mulai dari market cap, deviden, kinerja keuangan perusahaan, hingga analisa teknikal.

Selain Anda melakukan pemilihan kriteria sendiri, bisa juga memakai kriteria yang telah dikenal sebelumnya dan juga referensikan oleh para ahli saham dunia.

8. Long-Term, Stupid!

Analisis fundamental ini memiliki tujuan supaya dapat memperoleh keuntungan dalam jangka waktu yang panjang. Karena dalam analisis ini fokunya yaitu bisnis dan juga kinerja keuangan perusahaan, yang pastinya telah diyakini akan berpengaruh terhadap harga saham.

Pada jangka pendek, harga saham bergerak fluktuatif menjauhi nilai fundamentalnya. Sedangkan pada jangka panjang harga saham lebih merefleksikan kinerja serta bisnis perusahaan tersebut.

Sebelum memutuskan akan investasi dana Anda pada saham, sebaiknya pertimbangkan terlebih dahulu dengan cermat apakah dana tersebut memang mau dan dapat diinvestasika pada jangka panjang.

9. Memberi Kesempatan Management Bekerja

Apabila kita telah menentukan perusahaan yang solid serta bisnis yang prospektif di masa depan dan juga kinerja keuangan yang memang sudah terbukti baik setiap tahunnya, maka kita tinggal bersikap rileks dan membiarkan manajenem untuk bekerja mendeliver results.

Kemudian tugas kita berikutnya adalah menunggu hasil kerja Direksi, yang nantinya akan tertampil pada laporan keuangan dan juga kinerja secara kuartalan dan tahunan.

10. Menyiapkan Mental

Analisa fundamental saham bukan lah sesuatu yang sulit untuk dipelajari. Apalagi saat ini tersedia banyak buku, forum diskusi, dan bahan di internet yang membantu Anda untuk mendalami perkara ini.

Yang sulit untuk dilakukan yaitu menyiapkan mental untuk menerapkan analisa fundamental ini pada hiruk pikuk gejolak pasar. Jadi, Anda harus berani mewalan arus dengan cara memiliki keyakinan yang kuat dan didukung oleh riset serta pengamatan yang cermat walaupun harga saham sedang hancur.

Penutup

Analisis fundamental saham termasuk cara untuk mencari keuntungan ketika berinvestasi saham. Analisis fundamental ini menggunakan kinerja dari emten dan laporan keuangannya. Sebenarnya anlisis ini tidak sulit untuk dilakukan. Apalagi saat ini tersedia banyak tools analisis fundamental di internet yang dapat disediakan dengan gratis. Selamat mencoba!

Analisa Fundamental Saham: Wajib Perhatikan Hal ini!
Analisa Fundamental Saham: Wajib Perhatikan Hal ini!

Terimkasih sudah membaca artikel dari PartnerBisnismu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *